Kelebihan Huawei Mate 40 Pro

Kelebihan Huawei Mate 40 Pro

Chathamtravellodge – Apa kelebihan Huawei Mate 40 Pro? Sebagai ponsel flagship, semua faktor harus canggih. Nah, yuk cari tahu lebih lanjut tentang poin-poin di bawah ini!

1. Kirin 9000, siap digunakan untuk game berat

Siapa yang tidak suka berjudi akhir-akhir ini? Industri mobile gaming tumbuh cukup pesat di Tanah Air, itulah sebabnya Huawei Mate 40 Pro dipastikan memiliki chipset kelas flagship yang tangguh. Huawei Mate 40 Pro memiliki Kirin 9000 SoC dengan manufaktur 5nm dan modem 5G terintegrasi.

Chipset Kirin 9000 mencakup kombinasi terintegrasi dari empat inti ARM Cortex A55 dan empat inti ARM Cortex A75. Luar biasa, salah satu core ARM Cortex A75 ini memiliki clock 3,13 GHz lho! Sementara itu, tiga core lainnya memiliki clock 2,54 GHz, sedangkan empat core ARM Cortex A55 memiliki clock 2,05 GHz.

Setidaknya ada 15,3 miliar transistor dalam chipset Kirin 9000, dan Huawei mengklaim memiliki kemampuan yang lebih kuat daripada Snapdragon 865 Plus, yang merupakan salah satu yang terbaik di serinya.

GSM Arena menyatakan bahwa smartphone ini meraih salah satu skor tertinggi di benchmark AnTuTu v8, yakni 686.835 poin. Game dan aplikasi pasti dapat dijalankan pada pengaturan grafis dan frame rate tertinggi!

2. Pengisian nirkabel dan kabel ultra cepat

Apakah Anda memiliki kebiasaan mendorong jangkauan sepanjang malam alih-alih bertemu? Jangan sampai ponselmu kehabisan baterai, ya! Nah, jika misalnya Anda tidak punya banyak waktu untuk menunggu ponsel Anda terisi penuh, sebaiknya gunakan ponsel secanggih Huawei Mate 40 Pro yang sudah menawarkan fast charging 66W dan wireless charging dari 50W.

Menurut GSM Arena, Huawei Mate 40 Pro berhasil mencapai level baterai maksimum setelah diisi selama 45 menit. Kapasitas baterainya 4.400 mAh.

3. Kontrol gerakan udara untuk navigasi yang nyaman

Terkadang ada aktivitas yang membuat Anda malas menyentuh layar ponsel agar tidak kotor. Misalnya, saat Anda berkebun, memasak atau memasak.

Tahukah Anda bahwa Huawei Mate 40 Pro memiliki cara untuk membuat ponsel berfungsi bahkan tanpa menyentuh layar? Ya, fitur ini bernama Air Gesture Control, di mana pengguna hanya perlu bergerak ke atas dan ke bawah atau dari kiri ke kanan untuk menggulir atau menavigasi galeri.

Dan, untuk mengecilkan volume dering saat ada panggilan masuk, lihat saja layarnya dan volume akan otomatis turun. Fitur serupa sudah ada di OPPO Reno4 juga, dan sayangnya fitur seperti ini belum menjadi tren yang wajib dimiliki ponsel 2020. Semoga kedepannya kita bisa melihat fitur ini menjamur di berbagai ponsel lainnya.

4. Layar OLED kelas atas

Layar smartphone tentunya menjadi elemen penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen. Huawei memahami hal ini dengan sangat baik dan memutuskan untuk menghadirkan tampilan OLED berkualitas dengan memanjakan indera visual pengguna.

Smartphone ini memiliki layar berukuran 6,76 inci dengan resolusi 1344 x 2772 piksel. Layar ini juga memiliki aspek rasio 18,5:9 dan kerapatan piksel 456 dpi. Belum lagi standar kualitas HDR10 juga terintegrasi ke dalam layar sehingga dynamic range yang didapat sangat lebar, menawarkan reproduksi warna yang lebih tajam dan enak dipandang.

Huawei Mate 40 Pro juga merupakan ponsel dengan desain layar air terjun, yang membuat sisi-sisinya melengkung sehingga pengguna kesulitan menemukan bezel di bagian samping bodi. Desain ini memungkinkan perangkat mencapai rasio body-to-screen yang sangat besar hingga 94,1%.

Dan, untuk mencapai kecepatan refresh di atas 60Hz biasa, ponsel dapat diatur ke 90Hz sehingga pengalaman saat menggulir atau menjelajah 50% lebih lancar dan mulus.

5. Daya tahan baterai yang memuaskan

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa Huawei Mate 40 Pro memiliki baterai berukuran 4.400mAh. Memang tidak sebesar ponsel flagship lainnya, namun daya tahan baterainya masih cukup baik.

GSM Arena sendiri menyebutkan bahwa perangkat ini dapat bertahan dengan cukup baik meskipun memiliki refresh rate 90Hz. Terlihat perangkat dapat bertahan hingga 12 jam navigasi dalam mode 90Hz.Hz, waktu penggunaan menjadi lebih efisien, yaitu 14 jam.

Ini adalah tanda bahwa Anda tidak perlu khawatir tentang mode 90Hz menghabiskan terlalu banyak baterai, karena tidak jauh berbeda dengan mode 60Hz. Selama waktu ini, konten video akan diputar. selalu dalam mode siaga. Hz, terlepas dari pengaturan yang Anda buat. Daya tahan baterai saat digunakan untuk menonton kurang lebih 16 jam. Secara umum, cukup memuaskan bukan?

Refensi : Berita Teknologi Terbaru